Awriel's Plurk

Awriel Pingbox

Home Awriel

Awriel PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Aril Apria Susanto   
Kamis, 27 September 2007 00:00

Aku hanyalah seorang yang sedang belajar dan akan terus belajar dan mungkin terlalu keranjingan belajar. Ini semua gara-gara internet.... Gara-gara internet aku malah terlihat semakin bodoh ... berbagai informasi setiap hari muncul di depan layar komputerku membuatku semakin merasa bodoh ... karena ternyata masih terlalu banyak hal-hal yang belum aku ketahui ...

Karena aku merasa bodoh ... maka aku harus belajar dan mencoba semua yang aku anggap perlu aku pelajari. Aku rasa dengan hanya membaca saja tidak cukup ... semua hal yang telah aku baca, haruslah dicoba, karena tanpa dicoba ... kapan kita bisa?

Tak perduli berapa kali aku ganti sistem operasi, berulangkali gonta-ganti antara Linux dan Windows, hanya untuk sekedar belajar. dan entah berapa puluh bahkan mungkin ratusan software aku install dan uninstall ... Itu semua hanya untuk belajar. Lalu buat apa belajar ... ????

Dan ... inilah aku ....

Aku adalah seorang Sunda yang sejak 1997 tinggal di sebuah kota kecil Banjarnegara yang terkenal dengan Dawet Ayu-nya... Panggil saja Awriel ....

Sejak saat itulah aku menjadi siswa sekolah yang dulu namanya SMEA dan sekarang menjadi tempatku bekerja. Dulu sejak sekolah di SMP aku bercita-cita menjadi seorang ahli ekonomi hingga aku putuskan untuk masuk Jurusan Akuntansi di SMEA itu, tapi cita-citaku kandas setelah 2 (dua) kali gagal masuk ujian masuk STAN. Sedangkan orang tuaku tidak mampu untuk menyekolahkanku di sekolah tingkat universitas.

Akhirnya berbagai macam pekerjaan aku jalani .. dari menjadi seorang pengangguran , TKI di Pontian, Malaysia, tukang tahu di pasar, Jadi pembuat tahu, jadi tukang nganyam kerajinan tas, dan jadi pelayan ... eh yang agak kerennya adalah pramuniaga di Pasar Banjarnegara. Bahkan aku pernah menjadi seorang pengamen, hanya gara-gara ingin tahu Jogja. Dengan bawa uang sepuluh ribu rupiah, dari kampung halamanku di Ciamis, menggunakan kereta dan bergonta-ganti bus menuju Jogja.

Hobbyku pada kegiatan di alam bebas ternyata bisa membawaku ke pekerjaanku yang sekarang ini. Walaupun melenceng jauh dari kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan alam bebas. Tapi boleh dikatakan karena kegiatan alam bebas itulah aku bisa bekerja. Karena kegiatan itulah akhirnya aku bisa mengoperasikan komputer dengan benar dan akhirnya aku tertarik di dunia yang tadinya jauh dari angan-anganku.

Berawal dari suatu keharusan seorang sekretaris kegiatan tingkat kabupaten yang memaksa aku harus mampu mengoperasikan komputer untuk administrasi dan segala tetek bengeknya. Dari situlah aku jadi tertarik dengan dunia teknologi informasi. Dari seorang yang buta komputer menjadi seorang yang harus melek komputer. Kompensasi dari itu semua aku menjadi pesakitan Perpusda Banjarnegara, dimana aku harus berobat jalan 3 kali seminggu untuk kecanduan ilmu teknologi informasi.

Kemampuanku semakin terasah ketika aku bekerja menjadi tenaga rental komputer. Yang kemudian mulai merangkak menjadi seorang image manipulator (????). ... Kemudian magang di tempatku sekarang bekerja dan akhirnya terpasung bekerja disini ....

Namun anganku untuk bisa kuliah tanpa biaya orang tua akhirnya dapat tercapai juga walaupun dengan perjuangan yang melelahkan. Setiap akhir semester aku selalu berharap-harap cemas ... apakah IP-ku akan di atas rata-rata untuk dapatkan kembali beasiswa untuk kuliahku.

Alhamdulillah kini sudah selesai.

Sekarang aku mencoba menikmati pekerjaanku.

Sekarang ... berjuang dan teruslah berjuang, karena perjuangan perlulah diperjuangkan ...

Semangat ... semangat dan terus semangat

Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 17 Juli 2010 16:29
 
RocketTheme Joomla Templates